Kau dekati dirinya tanpa rasa bersalah
Padahal kau tau kalau aku sangat tertarik dengannya
Kau cerita padaku tentang kedekatanmu
Kau tanamkan api cemburu ditubuhku saat itu
Dan kau guyuri aku dengan rasa bangga untukmu
Dan aku merasakan itu adalah hantaman senjata tajam
Kau robek perlahan-lahan dengan kata-katamu
Kau menjadikan aku gunung berapi yang akan berdaya
Menyimpan lahar yang tak termuntahkan
Ku pendam semua lahar hingga tepat waktunya ku muntahkan
Aku janji pasti akan ku muntahkan dihadapanmu
Ku keluarkan semua lahar ditubuh apiku
Membakar tubuhmu seperti yang kau lakukan kepadaku
Menanam api lahar gersang ditubuhku saat ini
Jakarta, 09 Agustus 2009
Tuesday, October 6, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment