Saat meliburkan diri (re: tugas pelayanan prima) bersama anak travel datang dan ini bertepatan pada hari ke-2 sebelum aktivitas melakukan offroad saat saya di Bandung bersama teman-teman dan dosen yang beraura layaknya tv satelit yang menawarkan banyak acara dan penuh warna itu saya sempat bertanya saat dia sedang berbicara sama teman-temaku tentang masalah kehidupan sih yang saya tangkap. Sebenarnya awalnya saya bingung mau nanya apa ga soalnya rada malu gitu tanya tentang cinta dalam kondisi yang bisa kata ramai dengan sekumpulan anak-anak wanita yang memang juga sedang tanya-tanya sama dosen yang bertelevisi aura itu, tapi mau ga mau ya emang harus bertanya sih soalnya penasaran sama apa tanggapan dari dosen aura itu.
ya itu-lah percakapan saya dengan dosen saya yang memiliki aura tersebut. Dari semua saya mendapatkan jawaban dari hal yang saya pertanyakan selama ini mungkin benar dan mungkin tidak tapi saya percaya dengan hal yang dikata dosen-ku itu benar karena memang benar adanya.
*maaf kalau percakapannya ada kata-kata yang kurang atau gimana, karena agak lupa sedikit tapi pada dasarnya memang itu inti dari semuanya*
Intan A. Oktavia
Jakarta, 20 Desember 2011
Kamar kost samping tempat mbak ani, Karet.
I : "Mba, kenapa sih rata-rata kebanyakan dari laki-laki itu lebih cepet move on ketimbang wanita?"
D: "eeeeeeeeeets! jangan salah loh sebenernya itu mereka-lah yang lebih sulit move on, mereka itu sebenernya sangat butuh sekali dengan penghatian dari wanita, mereka itu sebenarnya dapetin pacar cepat itu hanya untuk mengalihkan semua itu. malah aku ini suka kasian loh sama orang yang cepat dijadikan pacar karena mereka itu cuma dijadikan pelarian dari semua hal itu. Mereka cuma sok tegar sama masalahnya."
I: "oh, jadi mereka itu ga cepat move on mba."
D: " iya tidak, bahkan pasti saat nanti mereka ketemu dengan matanya mereka bisa di katakan nangis darah loh akan semua perbuatannya itu. "
I: "amin" *dalam hati*
ya itu-lah percakapan saya dengan dosen saya yang memiliki aura tersebut. Dari semua saya mendapatkan jawaban dari hal yang saya pertanyakan selama ini mungkin benar dan mungkin tidak tapi saya percaya dengan hal yang dikata dosen-ku itu benar karena memang benar adanya.
*maaf kalau percakapannya ada kata-kata yang kurang atau gimana, karena agak lupa sedikit tapi pada dasarnya memang itu inti dari semuanya*
Intan A. Oktavia
Jakarta, 20 Desember 2011
Kamar kost samping tempat mbak ani, Karet.


No comments:
Post a Comment