Rasanya akhir-akhir ini aku seperti melelan air bara
Panas, perih, linu, sakit, dan semua terasa serat ditenggorokan
Sebenarnya aku bias menahannya
Tapi,
Aku hanya kurang tegar untuk menelan dengan cepat
Perlahan-lahan ku coba menelan air bara buatanmu
Detik, menit, jam, bahkan berhari-hari aku pun tetap tidak mampu
Aku hanya tak ingin sel-sel dimataku mengeluarkan cairan asin
Karena ulah dari rasa air bara yang sempat terasa
Entah kenapa walaupun telah terasa ditenggorokan
Aku pun juga merasakan diluar tenggorokan
Dorong-dorongan orang itu telah membuatku muak pada keadaan
Dan,
Merasa betapa tidak enaknya air baramu
Aku hanya biasa terdiam untuk saat seperti sekarang
Toh,
Kalau pun aku berbuat tak dianggap dan tetap saja aku merasakan air bara buatanmu
Intan A. Oktavia
Jakarta, 12 Febuari 2010
Sunday, February 14, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment